Senin, 28 Desember 2015

DPC PEREMPUAN BANGSA KABUPATEN MAGELANG GELAR MUSCAB DAN PENDIDIKAN POLITIK

MAGELANG.(29/12). DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Magelang, hari ini melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) di RM.Progosari, Mungkid, Magelang dengan tema “Perempuan Bangsa Siap Menangkan PKB dalam Pemilu 2019”. Acara yang dirangkai dengan pendidikan politik tersebut diikuti oleh perwakilan PAC Perempuan Bangsa se Kabupaten Magelang.
Forum tertinggi di tingkat cabang Perempuan Bangsa yang digelar lima tahun sekali ini dalam rangka pergantian pengurus dan melakukan penilaian terhadap laporan pertanggungjawaban pengurus Perempuan Bangsa Kabupaten Magelang periode 2011-2016.
Perempuan Bangsa yang sebelumnya bernama Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa atau disingkat PPKB merupakan badan otonom Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di sayap perempuan. Dalam sambutanya, ketua DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Magelang, Hj.Hibatun Wafirah mengatakan Perempuan Bangsa merupkan Banom yang berfungsi melaksanakan kebijakan partai yang berkaitan dengan perempuan dengan misi memperjuangkan kesetaraan gender dan hak hak perempuan serta memperkuat partai dengan meningkatkan kapasitas dan peran serta dari perempuan PKB. “Perempuan Bangsa bisa menjadi garda depan mendukung kebijakan kebijakan Partai Kebangkitan Bangsa di sayap perempuan yang selalu konsisten memperjuangkan hak perempuan tidak terkecuali di ranah politik” ujarnya.
Sementara itu, Drs.Suwarsa,  ketua DPC PKB Magelang pada kesempatan yang sama berpesan agar ke depan Perempuan Bangsa bisa berperan aktif dengan meningkatkan koordinasi dan konsolidasi agar peran perempuan sebagai pilar yang mendukung pergerakan bisa berjalan secara optimal. “ Dari hasil evaluasi di tingkat pengurus wilayah, PKB Kabupaten Magelang termasuk yang masih rendah dalam intensitas konsolidasi dan penguatan kelembagaan”terangnya.
PKB dinilai lebih memiliki sensitifitas terhadap perempuan, hal ini ditegaskan oleh Rosidah, ketua DPW Perempuan Bangsa Jawa Tengah di tengah sambutanya.”Sebelum ada aturan tentang harus ada keterwakilan 30% dari perempuan, PKB telah lebih dulu memiliki kebijakan tersebut, sehingga memberikan pendidikan politik sebagaimana yang dilaksanakan hari ini merupakan langkah tepat untuk menyiapkan kader kader perempuan untuk bisa berkiprah di ranah politik” terangnya.  
Adapun pemateri dari Pendidikan Politik selain diisi oleh DPW Perempuan Bangsa, Nur laili Sa'adah juga oleh K.Muhamad Yusuf Chudlori selaku ketua DPW PKB Jawa Tengah.
Dari hasil Muscab terpilih kembali secara aklamasi Hj.Hibatun Wafirah sebagai ketua DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Magelang periode 2016-2021.


Sabtu, 19 Desember 2015

KOMITMEN DPC PKB KAB.MAGELANG UNTUK HADIR DI TENGAH MASYARAKAT

MAGELANG (14/12). Salah satu upaya DPC PKB Kabupaten Magelang untuk bisa selalu dekat dengan konstituen dan hadir di tengah masyarakat adalah dengan memfasilitasi kegiatan bagi para jamaah Nariyah ibu ibu khususnya yang tinggal di sekitar Kantor DPC di daerah Blabak, Mungkid ,Kabupaten Magelang.
Kantor secretariat DPC yang lebih dikenal dengan Joglo Gus Dur  itu dimanfaatkan untuk tempat pengajian rutin jamaah Nariyah setiap 35 hari sekali atau selapanan, tepatnya setiap selasa pon setelah habis dhuhur.
Kegiatan yang diikuti oleh ratusan jamaah itu biasanya diisi dengan mujahadah dan pengajian dengan pemateri Nyai Akun Fatat Akshol Ula dan pada hari hari tertentu mengundang beberapa tokoh kyai di Kabupaten Magelang seperti K.H.Muhamad Yusuf Chudlori yang sekaligus selaku ketua DPW PKB Jawa Tengah.

Kegiatan yang terus mengalami peningkatan jumlah jamaahnya ini awalnya memang diinisiasi oleh jamaah nariyah yang kemudian didukung dan difasilitasi oleh pengurus DPC PKB Magelang dalam rangka untuk menjalin hubungan silaturahim dan upaya agar PKB bisa selalu hadir di tengah masyarakat. “Ini merupakan manifestasi politik Rahmatan lil ‘alamin dan wujud komitmen kami selaku pengurus DPC agar PKB lebih bisa dikenal mayarakat dan bisa memberikan manfaat bagi para konstituen PKB khususnya yang ada di wilayah Magelang dan harapanya ke depan kegiatan semacam ini juga bisa dilakukan  di setiap kepengurusan baik PAC maupun ranting” terang Suwarsa, ketua DPC PKB Kabupaten Magelang.

Sabtu, 12 Desember 2015

MENUJU KEBANGKITAN PKB MAGELANG

Magelang (2/12). Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magelang masa khidmat 2015-2020 hari ini telah resmi dilantik bersama dengan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) dari 21 kecamatan. Bertempat di Gedung PCNU Kabupaten Magelang acara pelantikan berjalan hikmad. Segenap Dewan pengurus cabang dan anak cabang PKB Magelang yang dilantik langsung oleh sekjen DPP PKB itu telah mengucapkan ikrar kesetiaanya untuk berhikmah di PKB dan mengucap janji untuk memegang amanah sebagai pengurus.
Acara yang dihadiri oleh ratusan kader PKB Magelang itu dirangkai dengan acara Musyawarah Kerja Cabang guna menentukan skala prioritas program kepengurusan partai satu tahun ke depan. “Kepengurusan yang baru akan menetapkan beberapa prioritas program dan ke depan kita akan melakukan pembenahan kepengurusan di semua tingkatan sebagaimana instruksi dari DPP” jelas Suwarsa, selaku ketua DPC PKB Magelang.
Selain itu, dia juga berpesan agar kader PKB bisa memberikan pembelajaran politik yang baik terhadap masyarakat agar tidak mudah terjebak pada politik praktis.
Dalam kesempatan yang sama, Abdul Kadir Karding, selaku Sekjen DPP PKB menyampaikan selamat dan berpesan agar pengurus yang baru berkomitmen untuk bisa melanjutkan tonggak estafet kepengurusan dengan baik.
Dalam sambutanya, Karding meminta supaya pengurus PKB yang baru segera bekerja membenahi internal partai. Salah satunya menata kepengurusan hingga di desa atau ranting. "Selain itu PKB juga harus membuat jalur-jalur baru komunitas-komunitas baru dan jangan konvensional meski tetap terus merawat hubungan dengan Nahdlatul Ulama," jelasnya.
Untuk mendorong hal ini, DPP mengatakan akan membentuk tim bernama Garda Semesta. Tugasnya adalah untuk mengkampanyekan aksi dan kinerja partai lewaat media sosial. Pengurus baru katanya, juga harus melaksanakan sistem kaderisasi yang tersistem.  "Dalam satu tahun minimal harus melaksanakan empat kali pelatihan kader," papar Karding.
Karding menambahkan DPP akan membuat kontrak politik dengan pengrus DPC PKB. Jika gagal melaksanakan amanah yang sudah diberikan, maka kepengurusan itu diharapkan dengan sukarela mengundurkan diri.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Jateng KH Yusuf Chudlori menyatakan PKB sudah berhasil menyelesaikan dinamika konflik. Konflik dinilai sudah mendewasakan kader-kader PKB sehingga kini fokus untuk membela rakyat dan mendukung pembangunan.
Gus Yusuf menilai PKB sudah solid dan tidak ada lagi friksi antar kelompok maupun perpecahan. Ia mengajak kader-kader PKB untuk menjaga kekompakan dan kesolidan agar bisa bekerja untuk rakyat.”Tidak ada waktu ngalor ngidul. Kita sudah katam konflik. Mulai hari ini mari membaur demi kebesaran PKB. PKB sudah siap tempur,” kata Gus Yusuf
Adapun Bupati Magelang Zaenal Arifin dalam sambutanya menyatakan harapanya agar kepengurusan yang baru dapat membantu memberikan sumbangsih pemikiran dan kinerja untuk kepentingan masyarakat umum. "Bahwa tujuan utama berpolitik tidak hanya kekuasaan tapi adalah mensejahterakan masyarakat," katanya
Acara yang sedianya akan dihadiri oleh Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar ini ditutup dengan tampilnya vokalis Band Ungu, Sigit Purnama atau yang lebih dikenal dengan nama Pasha yang juga sedang mencalonkan diri sebagai calon wali kota Palu yang juga diusung oleh PKB.