Sabtu, 18 Maret 2017

JUARA MKK GARDA BANGSA MAGELANG AKAN DIKIRIM KE TINGKAT PROPINSI


MAGELANG (19/3). Musabaqoh Kitab Kuning (MKK) yang digelar DKC Garda Bangsa Kabupaten Magelang kemarin di PP.Nurul Hasan, Geger, Tegalrejo berdasar penilaian dan keputusan dewan zuri telah menetapkan juara 1, 2 dan 3 untuk masing-masing kategori lomba.
Adapun hasil dari MKK yang digelar kemarin, juara 1 dari Nadhom Imriti kategori putra diraih M.Abdullah Falah dari PP.API Tegalrejo, Juara 2 Muhamad Choirul Huda dari PP.Rodlotul Thulab Tempuran, Juara 3 M.Shihabul Mufti dari PP.API Tegalrejo. Sedangkan untuk Nadhom Imriti kategori putri, juara 1 diraih oleh Umi Khofifah dari PP.I’anatul Mujtahidin, Juara 2 Viana Aniatul Barokah dari PP.Al Asnawi, juara 3 Aini dari PP.Al.Khidmah. Selanjutnya juara 1 Qiroatul Kutub Fathul Qorib kategori putra diraih oleh  M.Hisbullah Munawir dari PP.API Tegalrejo, juara 2 Aminudin Aziz dari PP.API Tegalrejo, juara 3 Muhamad Lubaid dari PP.Roudlotul Thulab. Untuk Kategori putri juara 1 diraih oleh Anny Muwaffiyatul M dari PP.Al Asnawi, juara 2 diraih oleh Devi Lutfi R dari PP.Alkhidmah, juara 3 diraih oleh Pristy Lisnawati dari PP.Roudlotul Thulab.

Selanjutnya dari hasil lomba tersebut, panitia akan melakukan pendampingan dan memfasilitasi para peserta untuk dikirim ke propinsi guna mengikuti lomba tingkat propinsi yang juaranya nanti akan di kirim ke Jakarta untuk mengikuti tahap semifinal dan grandfinal sekitar akhir bulan Maret mendatang.(Njb).



LESTARIKAN TRADISI PESANTREN,DKC GARDA BANGSA KAB.MAGELANG GELAR MUSABAQOH KITAB KUNING


MAGELANG (19/3). Sebagaimana instruksi DKN Garda Bangsa agar setiap Pengurus DKC di seluruh Indonesia menyelenggarakan Musabaqoh Kitab Kuning (MKK), kemarin (18/3) DKC Garda Bangsa Kabupaten Magelang melaksanakan MKK tingkat kabupaten yang diikuti sebanyak 82 peserta santri putra dan putri dari perwakilan pondok pesantren yang ada di Magelang.
Bertempat di Pondok Pesantren Nurul Hasan Geger, Girirejo, Tegalrejo, Lomba baca Kitab Kuning ini menentukan juara 1,2 dan 3 dari setiap kategori putra dan putri yang selanjutnya pemenang dari lomba MKK ini akan dikirim ke tingkat provinsi guna dilakukan seleksi untuk mewakili ke tingkat Nasional pada babak semifinal serta grand final di Jakarta.
Lomba ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya diselenggarakan oleh jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Magelang. Pada lomba sebelumnya materi yang dilombakan adalah Kitab Ihya’ ‘Ulumuddin. Untuk kali ini lebih variatif dengan kitab Fathul Qorib dan ‘Imriti untuk kategori Ula sedang untuk tingkat Ulya kitab Ikhya’ ‘Ulumuddin dan kitab Alfian Ibnu Malik .
Dalam sambutan pembukaanya, Gunawan Sugiarno selaku ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Magelang mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Harlah Garda Bangsa ke 18 yang bertujuan untuk melestarikan dan mengkaji kandungan khazanah keilmuan di pesantren.
Selanjutnya ketua DPC PKB Kabupaten Magelang, Suwarsa, dalam sambutanya mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan bisa menjadi sebuah motivasi bagi para santri untuk lebih giat dalam mempelajari khazanah pesantren sehingga tradisi mempelajari kitab kuning akan senantiasa terjaga dan tidak luntur di era modern saat ini.
“Pesantren adalah bagian dari penopang sejarah kehidupan bangsa Indonesia, untuk itu kita harus seantiasa menjaga dan melestarikan nilai-nilai yang ada di Pesantren. kegiatan ini juga menjadi bagian komitmen PKB dalam mendukung gerakan Ayo Mondok yang sedang digalakan oleh NU” terangnya.
Senada dengan suwarsa, ketua dewan syuro PKB Kabupaten Magelang, Kyai Solihun pada kesempatan yang sama menyampaikan agar para santri untuk iklhas dalam mencari ilmu, mengkaji kitab kitab warisan para ulama baik di pesantren maupun di sekolah formal untuk mencari ridho Alloh SWT.
“ Saya berpesan kepada segenap santri peserta lomba, niatkan kalian mengikuti lomba ini untuk munadzarah (deres) bukan niat untuk mencari hadiah (juara), kalau niatnya hanya mencari hadiah kalau tidak menang tidak mendapatkan apa apa, tapi jika niat untuk ibadah pastinya pahala akan didapat,” pesan pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hasan, Geger, Tegalrejo tempat berlangsungnya kegiatan MKK kali ini.
Turut hadir pada acara pembukaan Musabaqoh Kitab Kuning, Muhamad Yusuf Chludori ketua DPW PKB Jawa Tengah, M.Budiono dan Muhamad Hendri Wicaksono Anggota DPRD Jawa Tengah sekaligus ketua DKW Garda Bangsa dan segenap Anggota Fraksi PKB Kabupaten Magelang. (Njb)





Minggu, 19 Februari 2017

KONSOLIDASI DEWAN PKB DALAM MUSKERCAB II DPC PKB MAGELANG

Magelang (19/2). Sebagai wujud komitmen untuk tetap menjalankan roda partai, hari ini Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) kabupaten Magelang menggelar acara Musyawarah Kerja Cabang II dengan tema “Ayo obah, Ayo gumregah”.
Bertempat di kantor DPC PKB Magelang, acara yang diikuti 120 peserta perwakilan dari masing-masing PAC dan Perempuan Bangsa ini dibuka langsung oleh Ketua DPW PKB Jawa Tengah, M.Yusuf Chludori atau yang akrab disapa Gus Yusuf.
Dalam sambutanya, Gus Yusuf berpesan tentang pentingnya membangun soliditas dan kekompakan antar pengurus guna efektifitas berjalanya agenda kepartaian. “Kita harus terus melangkah, merapatkan barisan seiring dengan semakin dekatnya momentum Pilkada karena PKB lahir di magelang untuk mejadi pemenang. Terlebih melihat dinamika yang berkembang saat ini, kita sedang dihadapkan pada persoalan berbagai isu yang mencoba memecah belah bangsa, maka sebagai kader PKB harus berpikir selangkah lebih maju menghadapi dinamika tersebut” tegasnya.
Melalui Musyawarah Kerja Cabang sebagai salah satu mandat organisasi disamping melaporkan progress kegiatan yang sebelumnya juga merumuskan program-program kerja di tahun 2017 yang mumpuni untuk dihadirkan di tengah-tengah masyarakat. K.Salamun, mewakili dewan syuro dalam sambutanya menegaskan pentingnya membangun komunikasi sebagai bagian dari konsolidasi internal partai.
Sementara itu,Ketua Tanfidz DPC PKB Magelang, Suwarsa dalam kesempatan yang sama menguraikan tema yang sengaja dipilih dimana tema tersebut merupakan cerminan dari PKB Magelang saat ini yang sedang bersiap menyongsong menuju kebangkitan.
“Melalui forum Musyawarah Kerja Cabang kedua ini kami berharap dapat dirumuskan agenda kerja politik yang sistematis, terstruktur dan masif baik tingkat cabang, anak cabang maupun ranting, maka tema Ayo obah Ayo gumregah adalah sebuah ajakan agar kita segera melangkah menyiapkan diri menghadapi Pemilu yang akan datang” ujar Suwarsa.

Sebagaimana seruan DPP PKB baru baru ini untuk melakukan konsolidasi dewan PKB, maka acara Muskercab kali ini juga menghadirkan seluruh jajaran fraksi PKB Magelang guna melaporkan progress report dari Fraksi PKB Kabupaten Magelang (Njb).
#pkbmembelarakyat #KonsolidasiDewanPKB #pkbday #PKB


Minggu, 05 Februari 2017

Kader PKB dibekali Pelatihan Sosial Media

Magelang. (5/2). Guna meningkatkan pemahaman kader PKB terhadap perkembangan informasi yang ada melalui media sosial dan juga mengoptimalkan pemanfaatan media sosial untuk branding partai, kemarin (Sabtu, 4/2) DPP PKB menyelenggarakan pelatihan Sosial Media (Sosmed) di Warung nDeso, Mertoyudan Magelang
Kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta dari wilayah kedu (Temanggung, Magelang, Wonosobo dan Purworejo)  yang terdiri dari perwakilan pengurus DPC, tim AKK dan Garda Bangsa.Acara yang dibuka langsung oleh Sekjen PKB Abdul Kadir Karding ini merupakan pelatihan Sosmed angkatan pertama yang digelar di Jawa Tengah.
"Kita berharap agar ke depan PKB bisa dikenal masyarakat tidak hanya di dunia nyata tetapi juga bisa eksis di dunia maya sebagai bagian mengenalkan PKB terutama bagi pemilih muda yang merupakan pengguna terbesar medai sosial" terang Abdul Kadir di sela sambutanya.
Pelatihan ini menghadirkan Tim dari Garda Semesta untuk mengisi materi. Tim ini merupakan bagian dari unsur DPP PKB yang khusus mengelola dan menyebarkan informasi berkaitan dengan kegiatan yang diadakan oleh PKB atau informasi lain yang bermanfaat.
Doni Hermawan, salah satu pemateri dari Tim Garda Semesta menyebutkan bahwa saat ini media mainstream sudah tertinggal dengan adanya media sosial. Sebagian besar masyarkat saat ini mendapatkan informasi lebih banyak dari internet. "Dengan internet, orang bisa melakukan apa saja, bahkan untuk tindak kejahatan. Tapi, karena kita memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan informasi yang bermanfaat untuk branding partai, maka kita perlu tahu cara menggunakanya dengan baik" tuturnya.
Pelatihan yang berlangsung selama sehari ini berjalan dengan baik dan peserta mengikuti dengan penuh antusias. (Njb)



#PKB #PKBbangkituntukmenang #Pelatihansosmedpkb

DPC Perempuan Bangsa Magelang Gelar Diskusi Bedah Perda tentang Perlindungan Perempuan dan Anak