Minggu, 17 April 2016

DPC PKB MAGELANG AKHIRI RANGKAIAN MUSRAN DAPIL VI

MAGELANG (17/04). Musyawarah Ranting  PKB se Kecamatan Muntilan yang digelar hari ini menjadi agenda terakhir dari rangkaian Musran di Dapil VI.  Dari 14 ranting  hanya satu ranting yang tidak hadir yakni kelurahan Muntilan yang sebagaimana pengakuan dari ketua PAC PKB Muntilan, Muhamad Misbah  bahwa pihaknya sudah beberapa kali melakukan komunikasi  namun belum ada tanda tanda untuk direspon. Meski demikian dirinya yakin bahwa  PKB Muntilan akan semakin solid dan ke depan bukan tidak mungkin Muntilan akan memiliki wakil di dewan dari PKB.
“Kita satukan kekuatan dengan melakukan sinergi terutama kepada NU dan Banomnya agar PKB bisa mendulang suara yang lebih banyak daripada pemilu sebelumnya sehingga harapan untuk memiliki wakil di dewan bisa terwujud” tegas Misbah dalam sambutanya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Mabar selaku sekretaris DPC PKB Magelang menyampaikan pentingnya membangun konsolidasi ke semua tingkatan sehingga target menjadikan PKB urutan pertama di Kabupaten Magelang bisa terwujud.
“DPP menargetkan agar PKB bisa menjadi urutan kedua mengalahkan Golkar, kalau di tingkat provinsi (Jawa tengah,red.) sepertinya juga masih berat untuk menjadi nomor satu jadi paling tidak urutan dua, sedangkan di Kabupaten Magelang sangat mungkin PKB bisa menjadi nomor satu mengingat hal tersebut pernah dialami pada Pemilu tahun 1999, jadi pada 2019 mendatang PKB harus dan wajib menjadi nomor satu” ujarnya disambut tepuk riuh hadirin.

Musran yang digelar di aula balai desa Pucungrejo ini berjalan dengan lancar dan kondusif dengan adanya tambahan motovasi dari Syukur Akhadi selaku dewan syuro dan Suwarsa selaku Ketua DPC PKB Kabupaten Magelang.
“Jangan sampai Muntilan sebagai Kecamatan yang hebat dan strategis ini pada Pemilu ke depan masih belum memiliki wakil di dewan, sejarah kebesaran PKB di Muntilan harus kita raih kembali, biarkan partai lain berkonflik,PKB sudah khatam soal itu,sekarang saatnya kita menata kembali demi kebesaran PKB ke depan” ujar Syukur. (Njb)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar